Jogja. Eps. Temu Kangen

Selamat malam makhluk ciptaan Tuhan.

Ini basi banget ga ya kalau ngelanjutin Jogja episode selanjutnya?

Jadi, setelah Aulia nyampe Jogja dengan selamat, keesokan harinya kita berangkat jalan-jalan ke pantai arah Gunung Kidul. Permintaan Aulia, kita pergi ke pantai yang belum pernah kita kunjungi. Tujuan kita ke Pantai Ngobaran, dan Ngrenehan. Kita berangkat ga pagi-pagi banget dari Jogja, sekitar jam 11an setelah makan di Sop Pak Min untuk mengenang menu sarapan saat kuliah dulu.

Setibanya di Pantai Ngobaran, gerimis. Tanpa babibu, kita langsung naik ke tebingnya. Untuk menuju tebingnya sudah disediakan tangga, jadi ga ekstrim. Sampai di tebingnya, kita foto-foto dan sok gegayaan pose yoga. Failed. Yang ada kita malah ngilu ngeliat ke bawah, dan takut aja tiba-tiba kaki kita keplekok, dan… jangan dibayangin ah.

20151224_123821

Ki-ka: Mima, Aa yang ga tau kenapa milih pose itu, Uwi, dan Aulia yang sempat hidup 25 jam di dalam bis

Setelah foto di tebingnya, kita turun dan lalu melanjutkan foto di bawah. Jadi Pantai Ngobaran ini juga tempat ibadah umat Hindu. Tapi memang diperbolehkan foto-foto di sekitar puranya, kecuali pura yang khusus untuk sembahyang mereka.

20151224_131325

Overlight, jadi silau. Dan kita bilang ini kaya di Bali yah.

Udah puas nikmati pantai Ngobaran, kita lanjut jalan lagi ke Ngrenehan. Lokasinya ga jauh dari Ngobaran. Tapi eh ternyata, Ngerenehan cuma pantai kecil gitu aja dan banyak kapal nelayan. Kita cuma bentar doang di Ngrenehan dan lanjut lagi perjalanan pulang ke Jogja, sewaktu pulang itu sudah pukul 16.00

Perjalan pulang ke Jogja agak delay sedikit karena sewaktu pulang dari Ngobaran kita nemu spot bagus buat leyeh-leyeh. Nemu kebun jagung yang lagi hijau-hijaunya, pohon kelapa yang tertanam rapi di pinggir jalan, dan teduhnya itu bikin kita berhenti. Kebetulan Aulia adalah anak petualang sejati, jadi dia bawa hammock dan langsung pasang hammock di pohon kelapa. Kita tidur-tiduran bentar di hammock dan foto-foto sambil nikmati nyiur angin dan cerahnya hari.

20151224_143344

Foto hammock-an yang sendiri-sendiri ga lengkap 😦

cats

We had fun on our own way

Ada sekitar 45 menit di situ, lalu kita berencana mau ngeliat sunset di Parangdok. Sambil nunggu petang, kita mampir ke Parangkusumo. Duduk-duduk santai, sambil cerita ini itu. Waktu sore itu, alhamdulillah ga terlalu rame. Setelah cerita-cerita, kok mager banget mau ke Parangdok, dan kebetulan sore itu langitnya mendung. Jadi kalau mau liat sunset juga ga bulet telor mata sapi mataharinya. Lalu kita memutuskan balik ke Jogja aja.

Capture

Foto oleh Aulia

Cuma satu kata yang menggambarkan keadaan kita saat balik ke Jogja, LAPAR. Kita maunya makan yang banyak, murah, dan enak ya apalagi pilihannya kalo bukan Spesial Sambal atau lebih dikenal SS :)) Mau makan di SS juga ga segampang itu, meskipun outletnya banyak di mana-mana, tapi pada penuh, dan harus ngantri. Akhirnya kita makan di SS Ringroad, tepatnya di depan Hartono Mall. Hartono Mall ini ya, besar banget ya Allah, katanya sih terbesar se-Jateng dan Jogja.

Lepas makan di SS, kita makan lagi di Kedai Oak. Kedai Oak ini dulunya masih kecil banget waktu saya kuliah di Jogja, dan sekarang udah berkembang dan pindah tempat dari Jl. Cendrawasih ke Jl. K.H Wahid Hasyim dekat kampus UPN. Menu di Kedai Oak enak-enak dan murah meriah. Di Kedai Oak kita temu kangen sama teman-teman yang lain, ketawa haha hihi, dan bicarain masa depan yang kita pengenin masing-masing *halah*. Habis haha hihi di Oak, kita pulang ke kos masing-masing, dan ngucapin salam perpisahan satu sama lain karena besok kita udah pergi ke tujuan masing-masing selanjutnya.

IMG-20151225-WA0003

Di Kedai Oak

Jogja, thank you for your hospitality for growing me up, met me with my the best friends, educating me as a better person, making some good and bad memories, and teaching me “home is where your heart is”. See you, Jogja :*

Advertisements

14 thoughts on “Jogja. Eps. Temu Kangen

  1. fasyaulia says:

    Mana foto pantainyaaaa manaaa hahaha #emosi

    Eh asik banget ih itu hammock an deket jalanan dan sepiiii sampe bisa foto2 di tengah jalan. Gak ada abang2 bakso lewat apa? Biar bisa jajan 😦

    Like

  2. edochsan says:

    Itu klo boleh tau lokasi persisnya dimana ya foto dijalan yang tidur-tiduran? Kok keren sih kaya di Ubud Bali. Sekali ke Jogja dan itu cuma sebentar banget. Next mesti bener-bener lama nih kalo kesana. Btw salam kenal 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s